Fitri Suly Antone Bawa Kopandakan II Menjadi Desa Terbaik se-Sulut
KOPANDAKAN2.COM — Desa Kopandakan II, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, sukses meraih Juara I Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2025. Prestasi ini disambut penuh syukur oleh masyarakat desa, dan menjadi momen bersejarah bagi wilayah yang dipimpin oleh Sangadi (Kepala Desa) Fitri Suly Antone.
Sangadi Fitri menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan kekompakan semua pihak, bukan hanya pemerintah desa.
“Raihan Juara I ini adalah milik kita semua. Ini buah dari kerja kolektif, kekompakan masyarakat, serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, melalui instansi teknis terkait hingga pemerintah kecamatan,” ujar Fitri Suly Antone, Selasa (1/7/2025).
Ia menambahkan, sepanjang proses persiapan dan penilaian lomba desa, koordinasi lintas sektor berjalan dengan sangat baik. Bimbingan, monitoring, dan fasilitasi dari berbagai pihak, menurutnya, sangat membantu dalam memperkuat tata kelola dan pelayanan desa.
“Kami mendapatkan pembinaan yang luar biasa dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta instansi terkait lainnya, juga dari pihak kecamatan yang sangat aktif mendampingi. Mereka tidak pernah lepas dari proses ini,” katanya.
Fitri juga secara khusus menyoroti peran dari seluruh elemen masyarakat desa yang ikut ambil bagian, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, kaum perempuan, hingga para pemuda yang sangat antusias dalam setiap tahapan kegiatan.
“Pemuda di desa kami luar biasa. Mereka terlibat aktif dalam kegiatan kebersihan, dokumentasi, promosi, hingga inovasi pelayanan digital desa. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan rasa memiliki terhadap desa sangat kuat,” tambahnya.
Tak hanya sebagai ajang lomba, Fitri menilai momentum ini telah membawa perubahan positif dalam budaya kerja, sistem administrasi, dan pola pikir masyarakat. Evaluasi yang ketat dalam lomba ini menjadi cermin untuk terus meningkatkan pelayanan publik di desa.
“Kami tidak berhenti di sini. Lomba ini menjadi titik tolak untuk terus maju. Dan jika diberi kepercayaan, kami siap mewakili Sulut di tingkat nasional,” tegasnya.
Diketahui, Desa Kopandakan II keluar sebagai yang terbaik mengungguli Desa Tumaratas Dua (Minahasa) dan Desa Pontodon Timur (Kota Kotamobagu) yang berada di posisi kedua dan ketiga.
Prestasi ini tidak hanya membanggakan warga Kopandakan II, tetapi juga menjadi contoh bagaimana sinergi antara pemerintah dan masyarakat bisa menghasilkan kemajuan nyata di tingkat desa.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin